Thursday, May 11, 2006

MEMOIR OF HUNAYN
......................................................................
In his Sahih, Al-Bukhari narrated the following ahadith that refer to the division of the spoils at Hunain: Marawan and Al-Miswar Ibn Makrama narrated that when the delegate of Hawazin come to Allah's Messenger (peace and blessings of Allah be upon him) declaring their conversion to Islam and asked him to return their properties and captives, Allah's Messenger (peace and blessings of Allah be upon him) got up and said to him," There Is involved in this matter, the people whom you see with me, and the most beloved talk to me, is the true one. So choose one of two alternatives: Either the captives or the properties. I have been waiting for you (have not distributed the booty). "Allah's Messenger (peace and blessings of Allah be upon him) had delayed the distribution of their booty over ten nights after his return form Ta'if. So when the came to know that Allah's Messenger (peace and blessings of Allah be upon him) was not going to return to them but one of the two, they said, "We prefer to have our captives." So Allah's Messenger (peace and blessings of Allah be upon him) got up amongst the Muslims, and praising Allah as He deserved, said,"To proceed! Your brothers have come to you with repentance and I see (it logical) to return their captives. So, whoever of you likes to do that as a favor then he can do it. And whoever of you likes to stick to his share until we give him form the very first booty which Allah will give us, then he can do so." and again said, "We do not know which of you have agreed to it and which have not; so go back and let your chiefs forward us your decision. "They went back and their chief's spoke to them, and they return to Allah's Messenger (peace and blessings of Allah be upon him) and informed him that all of them had agreed (to give up their captives) with pleasure, and had given their permission (that the captives be returned to their people).Anas narrated that when it was the day of Hunain, the Messenger of Allah (peace and blessings of Allah be upon him) confronted the tribe of Hawazin while there ten-thousand men besides the Tulaqa (those who had embraced Islam on the day of the Conquest of Mecca) with the Messenger of Allah (peace and blessings of Allah be upon him. When they fled, the Messenger of Allah (peace and blessings of Allah be upon him) said, " O the group of Ansar! " the replied, "Labbaik (here we are at your service), O Messenger of Allah (peace and blessings of Allah be upon him) and Sa'daik! We are under your command." Then the Messenger of Allah (peace and blessings of Allah be upon him) said, "I am Allah's servant and His Messenger."Then the pagans were defeated. The Prophet (peace and blessings of Allah be upon him) distributed the war booty amongst the Tulaqa' and Muhajirun and did not give anything to the Ansar. So the Ansar spoke (were dissatisfied) and he called them and made them enter a leather tent and said,
"Won't you be pleased that the people take the sheep and camels, and you take Allah's Messenger along with you. "
The Prophet (peace and blessings of Allah be upon him) added " If the people took their way through a valley and the Ansar took their way through a mountain pass, then I would choose a mountain pass of the Ansar. "Anas also narrated that when it was the day of the Conquest of Mecca Allah's Messenger (peace and blessings of Allah be upon him) distributed the war booty amongst the people of Quraish, which caused the Ansar to become angry, So The Prophet (peace and blessings of Allah be upon him) said,"Won't you be pleased that the people take the worldly things and you take Allah's Messenger (peace and blessings of Allah be upon him) with you. "They said, "Yes" The Prophet (peace and blessings of Allah be upon him) said,"If the people took their way through a valley or mountain pass I would take my way through the Ansar's valley or mountain pass. "
Indahnya pabila kau tahu Allah tiada akan membiarkanmu
Meskipun di hatimu tiada menginsafi
Dikau disayangi-Nya dikau milik-Nya
Kalimah-Nya imanmu
Hidayah harapanmu
Dikau musafir dalam kehidupan
Kerna itu kau perlukan
Bantuan-Nya dan jua hidayah-Nya
Nikmat dicurahkan-Nya untukmu
Meskipun dirimu tiada bersyukur
Tiada kau takuti siksa api neraka ?
Yang bakal menimpa mereka yang derhaka
Pintalah selalu pengampunan-Nya
Pohon dari-Nya hidayah dan cinta-Nya
Pasti kau kan bahagia
Bahagia selamanya
-munsyid: The Brothers
“sincerity is not a substitute for ability - we need both.”

Friday, May 05, 2006

THE FOOL THINGS THAT I HAVE DONE
Mengimbau zikrayaat di kolej 4 segi, ukhti mujibbud-da'wah membentangkan topik ini.... Dalam ku menyemak lembaran lama buku yang terperam sekian lamanya.. Ingin ku kongsi...
1) BUAT SALAH TAPI TAK NAK UBAH
"Do they not see that they are tried every year once or twice but then they do not repent nor do they remember?" At-Tawbah, 9:126
2) TANGGUH BUAT KEBAIKAN SEDANGKAN ADA KESEMPATAN
3) MENURUT HAWA NAFSU SEDANGKAN MAMPU KAWAL
"... do not follow [your own] desire, as it will lead you astray from the way of Allah..." Saad, 38:26
4) TERLALU BYK BERCAKAP WALAU TAK PERLU
...huhu... (ada batu tergolek atas kepala.....) byk ckp menyebabkan kita miskin kata2.... kata ukhti mujibud-da'wah lagi, "byk ckp menyebabkan susah nak keluar kata2 yg menyentuh hati org"
5) MEMANJANGKAN ANGAN2
sedangkan, everything has been destined for us. We prefer berkhayal rather than to work hard on what can make Allah please with us.
Jazakillah ukhti.... I am indeed in need of friends who are..."apabila kamu melihat mereka, kamu mengingati Allah"
who really cares?
“Sesungguhnya telah datang kepada kamu seorang Rasul daripada kaum mu sendiri, berat terasa olehnya penderitaanmu, (dia) sangat menginginkan (keimanan dan keselamatan) bagi kamu, (dia) amat belas kasihan lagi penyayang terhadap orang-orang mukmin”
At Taubah:128

Allah utuskan Nabi Muhammad untuk membawa manusia kembali kepada cara hidup yang benar dan diredhai oleh Allah.

Allah utuskan Nabi Muhammad untuk meringankan penderitaan manusia.

Penderitaan ini sebenarnya dicipta sendiri oleh manusia, iaitu
perhambaan sesama makhluk,
tunduk kepada tuntutan hawa nafsu,
manusia hidup dalam keadaan yang sempit, kerana fikirannya hanya nampak dunia, tidak menyedari wujudnya alam yang lebih kekal, iaitu kampung akhirat. Jadi manusia, bermati-matian untuk

Lalu, Islam membebaskan manusia dan membawa fikiran manusia kepada ketenanangan.
Surah At Taubah:128 di atas, Rasulallah diutuskan untuk membebaskan manusia daripada penderitaan tersebut.

Andainya semua manusia tahu betapa amannya serta bestnya apabila berada di bawah naungan hidayah Allah, nescaya semua akan bersegara sujud kepada Allah. Memohon rahmat dan keampunan daripadaNya.

Tapi, tak ramai manusia yang menyedari hakikat ini.

Ramai manusia yang berkata,
“Kami percaya Allah..”
“Kami bersolat…”
“Kami membaca Al Quran..”
“Kami berselawat ke atas Nabi Muhammad…”

Tetapi mereka sebenarnya kurang percaya kepada Allah…. Buktinya, apabila Allah timpakan kecelakaan.. Dia berkata Allah tidak adil terhadap dirinya.. Dan apabila Allah memberikannya nikmat. Dia lupa langsung bersyukur kepada Allah.

Walaupun gerakan tubuh mereka mengikut cara bersolat. Tetapi hati langsung tidak terikat kepada Allah. Atau mungkin khusyu’ semasa solat, tetapi di luar solat, dirinya kembali lupa kepada Allah.

Apabila dia membaca Al Quran. Dia tidak langsung mengerti apakah yang disampaikan melalui Al Quran. Dia tidak mengamalkan Al Quran.

Apabila dia berselawat, mendoakan serta memuji Nabi. Tetapi dia lupa cara hidup yang paling selamat adalah dengan mengikut sunnah baginda SAW.

Sahabatku,
Andai kamu mengerti bahawa Allah sangat mencintaimu... Kamu pasti bersegera mengingatinya dan mematuhi perintahNya serta meninggalkan laranganNya.

Tetapi, kamu rasa kamu tidak memerlukan cinta Allah. Kamu lebih mendambakan cinta manusia, cinta makhluk. Sedangkan manusia dan makhluk lain tidak mampu memberikan kebahagiaan sebenar kepada dirimu.

Manusia hanya mampu memuji kamu, memberikan kamu hadiah yang terhad nilaiannya. Lalu kamu tertipu, dan kamu rasa itulah bahagia.

Moga Allah memberikan kita taufiq dan hidayahNya…
Dan kembalikan kita kepada fitrah kita.
Sesungguhnya kita sangat memerlukan keimanan dan ketaqwaan.




Tuesday, May 02, 2006

Hilangkan kesedihan yang mencakar emosimu
Lupakan ledakan yang meletupkan hatimu
Tahan marahmu
Redakan api-api yang marak dalam jiwamu
Sejukkan perasaanmu dengan janji Allah
Allah mengampuni orang yang memaafkan
Dan sebaik-baik disisi Allah
Adalah yang melupakan dan memaafkan
kesalahan insan lain ke atas dirinya
Maafkan mereka yang menyalakan api dan bara di hatimu
Bukalah dadamu selapang-lapangnya
Pasti insan lain lebih mudah berbicara denganmu
Kata nista yang mengguris jangan kau melenting
Sebaliknya, jadikan kata hikmah untuk muhasabah dirimu
Bercakaplah dengan bahasa yang mudah
Kerana kau bercakap kepada hati sang pelupa
Biar ia senang ingati dan fahami
Jangan kau aniaya yang lain
dengan seni sastera yang tinggi
Sehingga menyebabkan dirimu payah difahami
Salam maaf ku hulurkan
Lantaran tak mampu hidup tanpa kesalahan
Setiap anak Adam tak lepas dari dosa
Dan sebaik-baik antara mereka,
adalah yang bertaubat
Wallahua'lam.

Monday, May 01, 2006

"Sesungguhnya Allah suka sekiranya seseorang drp kamu membuat sesuatu kerja, ia melakukannya dgn tekun (bersungguh-sungguh)." (al-Hadith)

Wednesday, April 26, 2006

"(Ya Allah) Barangsiapa yang disakitiku/dilukaiku, sucikanlah dia dan kasihilah dia" -Hadith
Ku biar kalam berbicara
Menghurai maksudnya di jiwa
Agar mudah ku mengerti
Segala yang terjadi
Sudah suratan Ilahi
Ku biarkan pena menulis
Meluahkan hasrat di hati
Moga terubat segala
Keresahan di jiwa
Tak pernah ku ingini
Aku telah pun sedaya
Tak melukai hatimu
Mungkin sudah suratan hidupku
..............
Oh teman, maafkanlah diriku
Oh Tuhan Tunjukkan ku jalan
Untuk menempuhi dugaan ini
Teman, maafkan jika ku melukaimu
Moga ikatan ukhwah yang dibina
Ke akhirnya
................
Redhalah apa terjadi
Usahlah kau kesali
Mungkin ada rahmat yang tersembunyi
...................
ukhuwwah fillah hinggabertemu ke jannah, doakan bersama...
lebih parah masalah umat yang ada sekarang ini...
moga2 hati2 yang cedera parah, rawatlah dengan segera..
kerana tatkala kita sedang dalam "recovery time"..
musuh2 Islam masih belum berhenti merancang,
untuk menambah kerosakan..

Monday, April 24, 2006


TOMBO ATI
Tombo Ati iku limo perkorone
Kaping pisan moco Qur’an lan maknane
Kaping pindo sholat wengi lakonono
Kaping telu wong kang sholeh kumpulono
Kaping papat kudu weteng ingkang luwe
Kaping limo dzikir wengi ingkang suwe
Salah sawijine sopo iso ngelakoni
Mugi-mugi Gusti ALLOH nyembadani
Obat Hati ada lima perkaranya
Yang pertama baca Qur’an dan maknanya
Yang kedua sholat malam dirikanlah
Yang ketiga berkumpullah dengan orang sholeh
Yang keempat perbanyaklah berpuasa
Yang kelima dzikir malam perbanyaklah
Salah satunya siapa bisa menjalani
Moga-moga Gusti ALLOH mencukupi
Kadang2 ati kita "cedera parah".. Cepat2 dapatkan tombo ati (ubat hati)... Iaitu.. hehe, bleh refer lagi Opick kat atas ni... Moga Allah merawat hati kita, yang penuh dengan penyakit.. Moga2 Allah tidak menambah penyakit di dalam hati kita... Nauzubillah...

Thursday, April 20, 2006

bersyukur kepada Allah yang..
kerana memberi keizinan...
untuk....
memenatkan kita..
memenuhkan masa kita....
menguji ukhuwah kita...
membusukkan pakaian kita..
menyejukkan kita..
membasahkan kita dalam hujan..
melenguhkan kaki...
menyakitkan belakang...
digigit serangga...
dihanyut ombak..
takut dan mengantuk...


Harapan Tidak Buta - Alarm Me
Berjalan di jalan yang terang
Agar tiada jatuh
Dan tersungkur di persimpangan
Perhati tika di jalanan
Bimbang datang ujian menduga keimanan
Sudah menjadi suratan
Setiap sesuatu bersifat sementara
Jerit perit di dunia
Terungkai dek pawarna
Hembusan ketakwaan
Pilu melihat mereka
Dihimpat kemiskinan dan serba kekurangan
Berkat walau sedikit
Terukir keredhaan di wajah ketenangan
Masih ada harapan
Ubah nasib kehidupan
Bekalan ilmu yang berguna
Berjalan di jalan yang terang
Agar tiada jatuh
Dan tersungkur di persimpangan
Perhati tika di jalanan
Bimbang datang ujian menduga keimanan
Masih ada harapan
Ubah nasib kehidupan
Bekalan ilmu yang berguna
Berjalan di jalan yang terang
Agar tiada jatuh
Dan tersungkur di persimpangan

Perhati tika di jalanan
Bimbang datang ujian menduga keimanan
Berusaha hindar keculasan
Waspada kefakiran
Jerumuskan kekufuran
Maruah dibela dijaga
Tidak meminta-minta
Hanya Tuhan segala
Mereka fakir di dunia
Namun hatimu dan berakhlak mulia
Namun hatimu dan berakhlak mulia

Thursday, April 06, 2006

Ketika diri mencari sinar
Secebis cahaya menerangi laluan
Ada kalanya langkah ku tersasar
Tersungkur di lembah kegelapan
Bagaikan terdengar bisikan rindu
Mengalun kalimah menyapa keinsafan
Kehadiranmu menyentuh qalbu
Menyalakan obor pengharapan
Tikaku kealpaan diri
Kau bisikkan bicara keinsafan
Kau beri kekuatan
Tika aku diuji dengan dugaan
Saat ku kehilangan keyakinan
Kau nyalakan harapan
Saat ku meragukan keampunan Tuhan
Kau katakan rahmatNya mengatasi segala
Menitis air mata ku keharuan
Kepada sebuah pertemuan
Kehadiranmu mendamaikan
Hati yang dahulu keresahan
Cinta yang semakin kesamaran
Kau gilap cahaya kebahagiaan
Tulus keikhlasan menjadi ikatan
Dengan restu kasih oh Tuhan
TItisan air mata penyubur cinta
Dan rindu pun berbunga
Mekar tidak pernah layu
damainya hati yang dulu resah keliru
CIntaku takkan pudar
Diuji dugaan mengharung dalam harapan
Moga kan kesampaian kepada Tuhan
Lantaran diri hamba yang kerdil dan hina.
Syukur sungguh di hati ini
Dikurniakan teman sejati
Penunjuk jalan dekatinya tika diri dalam kebuntuan
Betapa aku menghargai
Kejujuran yang kau beri
Mengajarku mengenal erti cinta ilahi yang abadi
Tiada yang menjadi impian
Selain rahmat kasihMu Tuhan
Yang terbias pada ketelusan
Sekeping hati seorang insan bernama teman


Kadang-kadang, seseorang tidak perlu melahirkan kata-kata indah untuk beri sokongan untuk lift-up sahabatnya…
Cukup dengan berada di sisi apabila saat temannya berada dalam kebuntuan.. Dengan mendengar attentively.. Dengan tidak bersikap prejudis… Dengan tidak bersikap masam mencuka…

Teringat kata2 seorang kawan ku tahun lepas, lebih kurang cam ni “kenapa kamu sibuk membaca Al Quran, sehingga hubungan kamu dengan orang lain menjadi dingin.”

Apa yang hendak dia maksudkan adalah, kadang2 kita sibuk ingin “meningkatkan” diri, sehingga kadang2 terlupa untuk toleh ke kiri dan kanan, apakah ada manusia yang memerlukan kita memberinya muka yang manis sebagai sokongan…

Rakan yang baik, dia sama-sama mengajak sahabatnya bertafakur untuk mencari sinar hidayah Allah…. Dan melayan manusia sesuai dengan kefahamannya…

Alhamdulillah, bersyukur ke hadrat Allah, masih ramai teman-teman ku yang begitu….

Thursday, March 30, 2006


Di sini kau berdiri berpijak di bumi
Menjunjung langit yang luas
Pernahkah kau terfikir alam penuh rahsia
Anugerah yang Maha Esa
Berjalan bermusafirlah...
Melihat kebesaran Tuhan yang diciptakan
untuk Mereka yang berfikir dan bersyukur
Di atas nikmat dan kurniaNya
Nilai harganya iman dan taqwa
Bagi hamba yang setia
Tiada beza warna kulit atau rupa
Yang ada hanya insan yang lemah...
Dengan satu tujuan mencari keredhaan
Dan berbudi di bumi Tuhan...
Fikirkanlah...
ke mana arah kita
Renungilah...ooo
Hikmah kembara menuju kasih
Buktikan cinta kita kepadaNya... I
ni kembara kita Berjalan dan bermusafirlah...
tuk melihat kebesaranNya
Lantas berfikir dan bersyukur
Di atas nikmat dan kurniaNya
Nilai harganya iman dan taqwa
Bagi hamba yang setia.

Terima kasih kepada mereka yang pernah mengembara bersamaku.... Hanya mereka yang berfikir dan bersyukur pada Allah akan dapat merasai kemanisan permusafiran.. Bagiku, jaulah dan pemusafiran seringkali membuka tirai baru ukhuwah dengan seseorang...
Tatkala di menempuh perjalanan, atap kita langit, lantai kita bumi.. Benar2 terasa ingin dinaungi Allah... Andai sesuatu terjadi di dalam perjalanan, siapakah yang sanggup nak membantu? (RACV? heh...) Yang pastu saat waktu susah di dalam permusafiran, tawakal sepenuhnya hanya kepada Allah....

Kenangan manis... Sydway, NC, peristiwa Nhile, Cbr, Ade, GOR, P.I, W.Prom, Brsb, M'ton Pen, Baw2, Buller.. you name it ;-) Setiap satunya ada meninggalkan kesan manis dalam jiwaku.. Terima kasih kepada insan2 yang sudi mewarnai hidupku....

Hari ini aku akan bermusafir lagi.. Moga Allah memberkati pemusafiran kali ini... Moga kita teruskan pemusafiran di atas dunia, moga Allah izinkan kita bertemu di destinasi jannah, insya-Allah. Ameen ya Rabb!!!

Sedar tak sedar, semua manusia di dunia ni adalah musafir kan? Moga sepanjang kita bermusafir, cukup bekalan kita, mudah2an sampai ke tempat yang nak dituju.. Dan bukan terdampar di tengah jalan...

Sabda Rasulallah....
"Hiduplah kamu di atas dunia seolah-oleh kamu seorang pedagang atau musafir lalu"


-H. Sr (supir)

Tuesday, March 28, 2006

"Dan sesungguhnya telah Kami berikan kepada kekuasaan dan kenabian dan Kami berikan kepada mereka rezeki2 yang baik dan Kami lebihkan mereka atas bangsa2 (pada zamannya). Dan Kami berikan kepada mereka keterangan2 yang nyata tentang urusan (Agama); maka mereka tidak berselisih melainkan sesudah datang kepada mereka pengetahuan kerana kedengkian (yang ada) di antara mereka. Sesungguhnya Tuhanmu akan memutuskan antara mereka pada hari kiamat terhadap apa yang selalu berselisih padanya" Surah Al-Jaatsiyah : 16-17

Take home message:
1. Be thankful to what Allah has grant us - ingat Allah, syukuri nikmatNya!
2. When Allah gives us opportunity (e.g. intelligence, abundance of energy, money, pangkat etc), do not neglect our obligations.
3. Imlplore Allah not to deviate us after giving us His guidance (hidayah).

Week5 of uni, our noses stuck to our books... Me and my Robocup. However, Allah has provide us 24 hours per day not to be waste, but to be spend wisely! Heh.. Harap2 masa yg ada tak disia-siakan ngan benda2 lagha... Ingat sokmo, kalu terasa bosan .. rasa cam nak baca novel cintan je, ingat! Al-Quran tak habes lagi cover! Ingat sokmo, kalu terasa blank .. rasa cam nak nengok TV, ingat! banyak lagi rancangan ilmiah yang tak tertengok....

SPEAK NO EVIL, HEAR NO EVIL, SEE NO EVIL!!

OK lah, nak cerita sedikit sebanyak pasal 2 ayat daripada Surah AL-Jaatsiyah tu....Allah memang dah kurniakan kepada Bani Israel (org Yahudi) beberpaa keistimewaan... Mereka mendapat makanan dari syurga (manna-wa-salwa) .... [..Kami berikan kepada mereka rezeki2 yang baik..] dan derang ni pepandai belaka, terrer lah gitu! [..Kami lebihkan mereka atas bangsa2 (lain pada zamannyz)...]Tapi, derang ni jadi sombong plak.. Sebab dah pandai, berlagak sket ah... Dengki kat Utusan ALlah yang membawa ajaran Islam ... Macam tak bleh accept opinion orang lain, perasan dah terrer banget... [rujuk ayat 17] Allah turunkan Al-Quran supaya jadi panduan kepada manusia sehingga ke akhir zaman.. Contents Al-Quran adalah applicable, boleh guna pakai untuk sapa2 saje, di mana2 saje, bila2 saje supaya jadi petunjuk kepada jalan mencari keredhaan Allah.. Macam citer kat dalam Surah AL-Jaatsiyah ni, although citer pasal orang Yahudi, pengajarannya bukanlah semata2 untuk org Yahudi.. But also for us to learn, and might as well kena pada batang hidung kita... MErujuk kepada surah ni, kalu nak relate kan ngan kita.. Allah dah kurniakan kita dengan kepandaian, kelebihan menguasai ilmu berbanding orang lain... Lalu Allah takdirkan kita belajar di bumi overseas ni..... Itu adalah rezeki yang Allah tetapkan utk kita... Bukan kerana kita pandai atau best student sekolah atau kerana result gempak, maka dengan itu kita belajar di overseas, tetapi kerana Allah menetapkan macam tu... Semuanya dengan izin Allah.... Kalu nak cakap pasal orang pandai, berlambak lagi orang yang lagi terer dari kita kat M'Sia tu.. tapi kenapa juga kita yang terpilih datang ke oversesas.. Bila Allah dah beri peluang macam ni... Kenalah bersyukur.. Dan gunakan kesempatan dengan sebaik2nya.. BUkan sekadar mencari dunia.. Tapi, kita cari akhirat.... Masa muda kita sekejap aje... Masa hidup pun seketika cuma... Kalau kita terhegeh-hegeh mencari kelazatan dan ke"masyuk"an melayan nafsu yang tak pernah puas, kita akan rugi... Serugi-ruginya....

Ingat! Kita hendaklah kembali kepada fitrah kita yang putih dan suci.... Sesungguhnya dah banyak titik hitam atas hati kita... Berusahalah mencucinya! Takut nanti, terlalu banyak titik hitam sehinggakan lebih hitam drpd belakang kuali.... Dan, tak boleh dicuci lagi nanti... Macam citer org Yahudi tu, Allah menyesatkan mereka berdasarkan ilmu yang mereka ada... Ilmu yang kita ada, gunalah sebaik2nya.. Blajar = ikhlas kerana Allah.. Nak buat apa dengan ilmu kita tu? Setakat nak jadi engineer? Setakat nak jadi biotech? Huhu.... GUnalah ilmu itu untuk membina kembali kegemilangan Islam.... Jadilah individu muslim yang mantap!!

Rindukanlah syurga Allah... Rindukanlah pertemuan dengan Allah....Bersama mencari redha Allah, insya-Allah... kita akan bertemu nanti di Jannah!

Thursday, March 16, 2006

Ape menarik tentang blog? Fenomena blogging dah bertahun-tahun wujud... Banyak jenis blog bleh kita ketemui di internet...
Blog tentang kisah peribadi... Blog tentang hiburan.. Blog tentang cara2 memasak ;-)
Dan juga.. Alhamdulillah, banyak blog hasil penulisan golongan muda yang cintakan Islam....

I hope, that we (the youth of Islam, syabab.. fatayat) ... bukan sekadar menulis hasil karangan.. Tetapi... tulislah manusia....

Monday, February 27, 2006

Chairman of the Muslim Brotherhood, interviewed by a Greek Newspaper
Mr. Mohamed Mahdi Akef, theChairman of the MuslimBrotherhood, interviewed bya Greek Newspaper

Q #1. Do the 88 Muslim Brotherhood parliament members represent the true strength of the Brotherhood in the People’s Assembly?
A #1. It is well-known that widespread manipulations have tarnished the latest Egyptian legislative elections, as witnessed by numerous judges and officials supervising the elections, neutral election observers and the media. The purpose was to curtail the success of candidates of the Muslim Brotherhood (MB), following their outstanding performance in the first stage of the elections when the rate of their success was 75 per cent. The MB deserved more than that number in the light of the strong support they had received from the electorate.
Q #2. Political Islam, or what could be called “Islamic politics” is now considered the main system in countries like Iran and Palestine and has even extended to the United States of America, can you explain why?
A #2. Islam knows no borders between religion and politics. When Muslims engage in politics, they do so in application of their religious teachings, which require them to worship Almighty God, the Creator, while, at the same time, require them to deal positively with the political, economic and social issues that face them and their societies. Islam rejects isolationism even when it is intended to enable someone to consecrate himself entirely to worship. Some societies have achieved a certain progress in this regard, while others have not: this is only natural. But I don’t understand the meaning of the statement that “Islamic politics” has become the main system in a country like the United States of America, unless it is intended to mean that the major preoccupation of the U.S. administration is to fight Islam and Muslims, which is a factual statement.
Q #3. What do you think about the alleged “clash of civilizations”?
Q #3. God has created mankind in the form of peoples which are different in cultures, customs, traditions. etc, No one people or state can force others to relinquish their cultures, customs and traditions. what happens is that a superpower like the United States of America attempts to impregnate the whole world with the American culture in everything, from beliefs to eating and drinking habits to the way of pronunciation. This raises sensitivities. We can speak of European countries which suffer from U.S. attempts to extend its cultural hegemony. It is more so when it comes to Muslims or to Islamic beliefs, to which the U.S. administration is hostile and which it is keen to uproot from the hearts of Muslims. This is the source of the clash of civilizations. For their part, Muslims are interested in having a world living in peace so that they may carry out their duty toward their Lord, their peoples and their message vis-à-vis the entire world, i.e. to convey the message of Islam to it.
Q #4 How do you assess Erdogan and his government in Turkey since he took over as prime minister?
A #4 The Justice Party took over power in Turkey under difficult circumstances. For so many years, Turkey had suffered from internal subversive efforts both in terms of Turkey’s Islamic attachment, where the objective was to separate it from its Islamic frame of reference, and in terms of its political and economic life, where corruption had permeated party structures and state institutions.
It is clear that the Erdogan government is determined to combat corruption and develop the country. Nejmeddin Erbakan had tried to do that and had succeeded but he was soon removed from his post. We hope that the Erdogan government will be able to continue its reform plans without obstacles.
Q #5. What is your comment on the political success of Hamas in the Palestinian elections?
A #5.What Hamas achieved is not only a political victory. Its political victory was but the outcome of its successes over the past two decades in social and humanitarian fields as well as in its legitimate resistance of the occupation. It has emerged as one of the resistance factions that has sacrificed the souls of its sons in the face of the illegitimate occupation of the occupied territories.
Q #6. What is your comment on the events related to the Danish newspaper’s cartoons depicting the Prophet, peace be upon him, and what is your attitude with regard to the apology presented by the Danish prime minister?
A #6. The Danish prime minister didn’t present any apology. On the contrary, his attitude was a reason for the escalation that has taken place, because he didn’t contain the crisis from its outset on the pretext that he didn’t interfere in the freedom of the press. Of course, the Danish government, like any government, has at its disposal various means and ways to solve emerging problems, at least by resorting to dialogue and encouraging it and to mediation so as not to endanger the national interests, which has actually taken place.
We are now witnesses to the fact that the newspaper in question has refused to publish cartoons about the Holocaust. When the cultural editor who had published the cartoons denigrating the Prophet Muhammad, peace be upon him, announced that he would publish the cartoons related to the Holocaust, the management of the newspaper intervened and gave him a leave of absence. Doesn’t that mean imposing limits on the freedom of expression of the same journalist?
Furthermore, the newspaper itself had refused to publish cartoons on Jesus, peace be upon him, for fear of hurting the feelings of those who believe in him. We, Muslims, do refuse the publication of any cartoons about him, but why then is this discrimination? Does the Holocaust have for them a higher sanctity than that accorded to messengers and prophets?
Q #7. If Muslim Brothers take the reigns of power, what will be their attitude towards the Israeli policies?
A #7. So far, Muslims Brothers haven’t reached the seats of power and we don’t seek to be in power at present.
Q #8. What is your opinion about resistance in Palestine and Iraq?
A #8. In general, any people under occupation is entitled to resist occupation. This is a right that can not be denied to any people for whatever reason. In Europe, there was resistance against occupation and those carrying it out were considered national heroes. Why then should the Palestinian or Iraqi people be deprived from that right? Resistance, however, has limits designed not cause harm to innocent civilians.
Q # 9. If Muslim Brothers continue their political success, do you expect the Egyptian government and the United States of America to create problems to prevent them from taking power?
A # 9. Difficulties are already existing and have been there for many years. Creating obstacles on our road is a continuous process that has not stopped, but we keep going ahead toward reform regardless of the question of taking power.

Tuesday, January 17, 2006

DIA TAKKAN MENZALIMI KITA....

Kita selalu ada nature to comfort ourselves whenever kita hadapi masalah, atau ditimpa suatu malapetaka…

Bagi orang yang kurang percaya qada' dan qadar Allah, dengan pantas akan merasakan dirinya ditimpa celaka, lalu putus asa dengan Allah….

Bagi orang yang memahami takdir Allah, lantas berbaik sangka kepada Allah, bahawa itulah yang terbaik yang ditetapkan untuknya…

Yang terbaik ditetapkan untuknya…. Memang Allah tak akan menzalimi diri kita.. He will always set the best for his believing servants…

Tapi, bagi seorang mukmin.. Jangan sewenang meng"comfort"kan diri, menyatakan itu yang terbaik untuk dirinya.. Memang Allah set is for the best, jangan lupa hukuman juga adalah baik untuk kita.. Mungkin kecelakaan atau masalah yang timbul disebabkan kecuaian kita dan kelalaian kita terhadap Allah… Mungkin ada amal yang kurang.. Akhlak yang belum sempurna.. Niat yang tidak ikhlas….
Lalu Allah menguji kita atau "menghukum" kita sebagai peringatan….

Bergembiralah kepada orang2 yang diuji…..
Itu tanda Allah masih mahu memberikan peringatan kepada mereka.. Dan masih memberi taufiq dan hidayahNya…
Janganlah mengeluh wahai orang yang beriman….

Bermuhasabahlah.. Hitung hari mu.. Adakah telah dimanfaatkan untuk mencari ganjaran untuk hari kiamat….

Wallahua'lam…

Sunday, January 08, 2006

MUS'AB
Dia pernah dipakaikan dengan pakaian, buatan kain terbaik seantero jazirah Tanah Arab. Wangiannya memikat sesiapa yang lalu, itulah minyak wangi terbaik yang diimport dari luar negara, Yaman. Segak bergaya, sekali pandang mata akan terlekat. Budi luhur bicaranya bagaikan syair bersulam lagu, ada satu gaya yang mampu memikat qalbu. Ibunya mengasihinya melebihi saudaranya yang lain.

Mus’ab.
Nama yang menjadi pujaan.

Apabila tiba saat paling mahal, bermula getaran kalimah “Aku naik saksi tiada Tuhan yang disembah selain Allah, dan aku naik saksi bahawa Muhammad itu Pesuruh Allah”. Lembut pada lidahnya namun mengalun ombak nafas di dada, bukan sebaran getaran. Getaran yang mampu menggegar dunia. Mus’ab tetap dirinya.

Namun kini Mus’ab lebih yakin melangkah, kerana kali ini langkahnya tidak silap, langkahnya bukan kerana menjadi ekoran mata-mata wanita yang menggilainya, tetapi menyebabkan manusia tertunduk rasa malu pada Allah, hebatnya peribadi makhluk Allah ini. Apatah lagi Al Khaliqnya.

Justeru ibunya jatuh histeria. Tidak menyikat rambut dan menyinga. Menjerit-jerit di daun pintu. Kenapa anak yang paling dikasihinya melukakan hatinya. Kenapa anak emasnya itu meninggalkan agama nenek moyangnya. Kenapa anak intan permatanya itu mengasihi seorang lelaki, bernama Muhammad melebihi kasih kepada ibunya.

Ibunya sedih, mogok lapar menjadi umpan untuk memesongkan kembali aqidah anaknya. Protes. Tak cukup itu, Mus’ab tidak lagi diberi pakaian terbaik, minyak wangi terbaik. Namun, anak muda itu cukup syukur untuk memakai iman dan taqwa. Anak muda itu telah pun diwangikan semerbak keharuman aqidah mengtauhidkan Allah. Aqidah yang memerdekakan manusia daripada perhambaan sesama makhluk.

Namun, hati anak mana yang tak terguris. Apabila ibunya mula lemah longlai, kelaparan, kekusutan, kesedihan. Mus’ab dengan sayu mendekati ibunya, lantas dengan lembut tetapi tegas dia berkata, “Ibu… andai Tuhan memberi ibu 100 nyawa, dan Tuhan mencabut nyawa ibu satu persatu……..”

Ibunya mendengar teliti. Menanti barisan ayat seterusnya. Menaruh harapan, anaknya akan kembali seperti dulu.

Mus’ab menyambung, “.....nescaya aku tidak akan tinggalkan agama ini.”

Ummu Mus’ab longlai. Mati akal. Cinta yang bertapuk pada hati anaknya itu, pastinya bukan cinta biasa. Cinta luar biasa itu juga yang mengundang Mus’ab akhirnya tergolong sebagai salah seorang daripada syuhada’.




Pasti ramai yang mahu menjadi seperti Mus’ab. Ramai pada abad ini jua melalui pengalaman yang hampir sama. Walau tak sehebat sahabat Rasulallah. Namun, masih ku ingin merrakam kisah, sebagai pendokong semangat kepada “Mus’ab abad ini.”

Sunday, December 25, 2005

18/12/05 Morning
How do you shake hand with others?
Are you the one who grab the other's hands or the one who's being grabbed?
Are you the one who's controlling or being controlled?

My enemy is taking control on me..
They are able to manage the way I think..
Thus, was I invaded?
Allah,
They are shaking my iman..
I leave myself under Your control..

18/12/05 2.45 p.m
AKU
membazir iman ku
dengan gelak tawa yang
tak kena pada tempatnya
Sedangkan Rasul bersabda,
"Kalau kau faham apa yang aku faham,
kau akan lebih banyak menangis
daripada ketawa"
Ternyata aku dapati...
Aku masih belum faham?

18/12/05 lagi-lagi lepas itu
Mereka menyuruh kamu menulis pengajaran daripada
permainan mereka. Ternyata pengajaran tidak mengajar
kerana hanya tertulis di kertas dan bukan pada hati.

18/12/05 more after that..
How Culture Is Formed?
Desire --> Knowledge --> Skills --> Attitude --> Habits --> CULTURE !!

Tapi.... Kebudayaan Islam tidak bermula daripada nafsu.. tetapi wahyu yang mengawal nafsu ;-)

18/12/05 lagi tu
Aha..
I want borders..
We have borders..
I am rebelling
I am a victim of my own inability to stand up for my own principles


19/12/05
Bahasa buat lebih kuat daripada bahasa cakap...

I won't tighten my jaw with useless laughters anymore..

Non-sense --> Nonsense
Mata bersinar is not equivalent to mata berair sebab tahan marah aaa....


Pertembungan yang sangat menarik mengukir pengalaman hidup.... Ini realiti.. Malah lebih real daripada reality show yang mengarut ntah hape2.. This riverside versus the other riverside.. Anyhow, "udkhulu fissilmi kaffah" .. enter in islam perfectly! Masakan kau tidak akan bertembung apabila kau telah memilih salah satu daripada 2 angkatan yang wujud di dalam dunia ini.. Angkatan Islam mahupun angkatan Jahiliyah.... Moga aku ada tinggalkan tapak kaki ku di tebing sebelah sana untuk dijejaki supaya mereka tiba ke tebing sini.. Moga Allah pegang kaki ku untuk terus berdiri di tebing sini.. Walau kadang kaki goyah berdiri akibat selut dan lumpur...

catatan teralter sedikit... nukilan baru hidupku....

Tuesday, December 13, 2005

AUTO OR MANUAL?

Aha.... I'm back...
Salam to all... I hope everyone is in the greatest state of iman..
Holiday.. Dah masuk 2 minggu duk kat Msia... As usual, there are plenty of tasks to be handled since naik pangkat secara mendadak bila dah balik Msia.. When back in Aussie, just sebagai student, kawan... Sini, bertambah jawatan sebagai anak + cucu + mak sedara + adik + niece + adik ipar lalala.. dan banyak lagi..
Tapi kerja asasi.. Cam biasa :D Drebar!!
Herm... Auto or Manual vehicle? Which one do you prefer? Since I am a conservative type person who likes to do work in old and traditional ways, I prefer manual...

Why I Like Manual?
  • Pikap (pick-up) lagi cepat.. tak tersengguk-sengguk masa lalu bumper... senang nak pecut masa lampu kuning...
  • Konsentrasi lebih tinggi.. Lebih fokus.. Driving auto vehicle makes you prone to sleepiness.. Aha...
  • Kalau kereta rosak.. tak banyak masalah.. lagi murah kot dari segi maintenance
  • Generally, manual vehicles are cheaper compared to auto...
Sebenarnya, isu yang perlu dihayati lebih mendalam... Bukanlah apa yang saya senaraikan di atas ni... Ini adalah suatu pemerhatian yang perlu dilakukan... Betapa ciptaan manusia itu tidak pernah dapat mengatasi ciptaan Allah yang always smooth dan flawless....
Kereta auto.. Tak yah tukar gear.. Memang lebih mudah... Tapi, pikap tak smooth..
Kereta manual.. Orang kena tukar gear.. (Manusia kena kerja lebih sket nak memandu) tetapi pemanduan lebih baik....
Man is always better than machine ;-)

Cuba nyatakan satu machine yang dapat beroperasi selama 70 tahun tanpa henti...? Manusia yang ALlah takdirkan hidup 70 tahun, mempunyai jantung yang tidak pernah gagal dalam terus berdegup dan beroperasi..

Cuba nyatakan, robot mana yang dapat menerima multi-instructions dan melaksanakan dengan penuh ketaatan... Manusia yang diberi taufiq dan hidayah oleh Allah, mampu untuk tunduk kepada Allah dan melaksanakan amal ibadah yang pelbagai dengan penuh ketaatan.

Wallahuha'alam...

Thursday, December 01, 2005

Salam... There are too many selfish people around the world today... Sometimes lead ourselves to be one of them as well... How many Muslims think about their sisters and brothers? The Prophet SAW said, "Tidak benar2 beriman seseorang itu, sehingga dia mencintai saudaranya sepertimana dia mencintai dirinya sendiri."
Palestine...
The world map now has eliminate your name...
Though Israel the world call you now, the soil of Al Quds know that they are yours, O Muslim ummah.
What happen to our brothers and sisters in Iraq? The so-called "peacemaker" is spreading misery to them. Men and women, regardless of their ages, tortured in the most creative way man can find.
Kashmir.. Pakistan.. Afghanistan...
When Allah tested our dear brothers and sisters
with the Al-Zalzalah (earth quake, called by the Pakistani)
Where is the contribution of those rich lands that Allah endows them?
They have the greatest castle and even toilet seat made out of gold,
but yet they are so poor in sensitivity and sympathy to their own brothers and sisters.
When Katrina struck the gigantic-powerful-country,
the Arab countries were so alert to bequeath her.
Acheh..
This land is once the home for jihad
The earth witnessed the sincere mujahidin of Allah..
Fighting the Dutch and all the infidels' agenda..
When tsunami walloped and flattened you,
Your dear neighbour country delayed their parties and entertainments,
not so long after that the continued lossing their minds with musics and crazy dances..
They only amazed when the houses of Allah stood strong still
But they never learnt to gain their iman..
You, O Muslim ummah.
Just sit back on your chair,
sipping the finest coffee or tea,
combing the pages of newspapers,
learning the desolation of your own people
But you sat and do nothing...
Is it so hard just to sit,
at least..raise your hands and make a du'a to Allah,
seek for Allah's forgiveness for the rest of our ummah,
and seek Allah's help so that we are firm against the enemies of Allah...
O Allah, forgive me and forgive my people for our negligance in observing out duties..
O Allah, I am indeed so weak.. Strengthen me to help your deen, as I am indeed so need of your help as well....
Make A Prayer
(by Sami Yusuf)
Click here for the song
O people
In a hut made of tin and clay
A small boy dreams away
Of clean water and a meal a day
And not to fear mines as he plays each day
O people
Somewhere dark and out of the way
Aids has found yet another prey
To save his life he just couldn’t pay
Tell me what we’re going to do
For our brothers in Durban
For our sisters in Darfur
Show me what we’re going to do
Are we just going to sit there?
Nice and cosy on our armchairs
Will we not even make a prayer?
You might ask yourself
Why should I help these people?
They’ll tell you why
We’re not so different from you
We have dreams just like you
But they were buried with thebodies of our loved ones
O people
Are we deaf, dumb, and blind?
What is going through our minds?
Don’t we care for the rest of mankind?
O people
We claim to love peace and justice
Why do we preach what we don’t practice?
Let’s help them out of this darkness
Tell me what we’re going to do
For our brothers in Ethiopia
For our sisters in Rwanda
Show me what we’re going to do
Are we just going to sit there?
Nice and cosy on our armchairs
Will we not even make a prayer?